Langsung ke konten utama

0853-8764-7229, APAKAH ANAK GEMUK SUSAH UNTUK DISUNAT? KHITAN SMART INDONESIA PUNYA SOLUSINYA DI NANGA BULIK, LAMANDAU

 


Banyak orang tua berkeinginan untuk segera menyunatkan anak mereka, lalu bagaimana orang tua yang memiliki anak bertubuh gemuk atau mikro penis? Apakah mereka bisa disunat juga pada musim liburan ini? Seperti banyak kita tahu bahwa banyak klinik dan rumah sakit yang menolak menyunat anak dengan mikro penis atau penis tertimbun lantaran penangannya yang sulit dan risiko besar untuk kulup kembali, keputusan terbaik yang dapat diambil adalah menyarankan anak untuk terapi hormon atau berdiet sampai memungkinkan untuk disunat, kedua hal tersebut memakan waktu yang cukup lama dan biaya yang besar. 

Kalau begitu kapan anak gemuk bisa disunat dengan aman dan nyaman tanpa harus khawatir kulup kembali. Dalam hal ini orang tua harus tenang agar bisa berpikir jernih, jangan sampai mereka khilaf dan memaksakan anak mereka disunat dengan cara biasa yang nantinya akan mengantarkan ke risiko kulup kembali. Semua ini akan berdampak ke psikologis anak, jadi jangan terburu nafsu

Sunat atau khitan memiliki arti membuang sebagian, atau seluruh kulit yang menutupi kepala penis (glans) yang kerap disebut kulup. Namun, bagi anak yang gemuk, sunat bisa menjadi sebuah masalah. Sebab, prosedur sunat pada anak gemuk tidak dilakukan seperti pada anak umumnya. Bahkan, untuk bisa melakukan sunat, tak jarang, anak gemuk harus melalui terapi hormon terlebih dahulu. Padahal, terapi hormon pada anak dapat berdampak negatif.

Survei yang dilakukan menunjukkan, setiap tahun, dari sekitar 100%  anak yang disunat, terdapat 10% di antaranya masuk dalam kategori anak gemuk. Prosedur sunat pada anak gemuk memiliki tingkat kesulitan yang lebih sulit ketimbang sunat biasa. Sebab, tim medis yang menangani sering mengalami kesulitan dalam menentukan garis sunat yang akan dipotong akibat sebagian anatomi penis yang tersembunyi.

“Jika keliru dalam penanganan, risikonya kulup akan kembali lagi lebih besar, sehingga mau tidak mau pasien harus menjalani perbaikan sunat yang biasa disebut reparasi sunat. Namun, tindakan tindakan ini tak mudah dilakukan. Risiko trauma pada anak juga mungkin terjadi karena harus disunat lagi.

Terdapat beberapa alasan yang mendasari sulitnya sunat pada anak gemuk. Mulai dari batang penisnya tenggelam oleh lemak, sehingga sering menyulitkan tim medis yang mengkhitan untuk menentukan seberapa banyak kulit kulup yang akan dipotong.

Resiko untuk khitan ulang pun terkadang diperlukan karena kepala penis tertutup kembali oleh kulup akibat lapisan lemak. Pada kasus sunat anak gemuk, kebanyakan rumah sakit dan klinik sunat pun menyarankan anak menjalani terapi hormon sebagai solusi dalam mempermudah tindakan sunat yang dilaksanakan.

Namun sebenarnya terapi hormon berisiko membawa beberapa efek samping ringan, antara lain sakit kepala, mual, sakit di bagian dada, sampai ke efek yang cukup berat seperti gangguan jantung, stroke, dan pembekuan darah.

Tidak hanya itu, terapi hormon berisiko juga bisa mempercepat pubertas anak. Sebab, hormon yang diberikan adalah testosteron yang lazimnya baru muncul pada anak yang berusia remaja. Ditambah lagi, biaya yang besar untuk terapi hormon sekitar Rp 1,5 juta untuk sekali terapi dan biasanya dibutuhkan beberapa kali terapi.

Meskipun begitu sunat pada anak gemuk sebenarnya dapat dilakukan tanpa harus dengan terapi hormon. Khitan Smart Indonesia telah menghadirkan layanan khitan yang dikhususkan untuk anak gemuk dan mikropenis tanpa harus dengan terapi hormon.Sebagai solusinya, sunat pada anak gemuk dengan memakai prosedur Khitan tehnik khusus gemuk


Konsultasi dan pendaftaran
Khitan Smart Indonesia
Jl.Batu Batanggui RT 04, Bundaran Burung kearah RSUD Lamandau
WA.0853-8764-7229

Komentar